Catatan Akhir Tahun ihatemycountry.com
Posted By Bang Bayou on December 31, 2009
Berakhirlah jg tahun 2009 masehi. Sebuah tahun yang masih tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Gak banyak perubahan yang terjadi di negara ini. Masih tetap seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak kejadian-kejadian yang menjadi catatan aku dan ihatemycountry.com. Penting gak penting itu akan menjadi perjalanan dari sejarang bangsa ini.
Mari kita menilik singkat kejadian-kejadian yang bisa dirangkum oleh ihatemycountry.com :
Januari 2009
- Satu kejadian yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat indonesia adalah penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pada tanggal 15 Januari 2009, harga Premium dari Rp 6.000,- menjadi Rp 4.500,- . Harga BBM ini memang seharusnya turun. Tapi dimanfaatkan oleh SBY untuk menaikkan citranya menjelang Pilpres 2009. Membuat iklan dimana-mana. Tagline nyadalah “Dimasa pemerintahan SBY, Harga Minyak turun sampai 3 kali..!” Padahal turunnya cuma 1500 itupun turunnya seminggu 500. Seolah-olah karena dialah harga BBM di Indonesia. Bullshit..!
Februari 2009
- Awal Februari, muncul fenomena menghebohkan. Dukun Ponari, seorang bocah cilik 10 tahun yang diyakini mampun menyembuhkan orang hanya dengan sebuah batu. Ribuan orang berbondong-bondong untuk menjadi korban ketololan mereka sendiri. Masyarakat indonesia masih kolot.
- 3 Februari 2009, Ketua DPRD SUMUT Abdul Aziz Angkat tewas akibat demonstrasi anarkis yang dilakukan oleh Pendukung Propinsi Tapanuli. Ini menunjukkan masih lemahnya dan kurang koordinasinya pengamanan demonstrasi di daerah. Pada saat itu Polda Sumut dipimpin oleh Nanan Sukarna, yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kejadian ini. Ironisnya, bukan mendapatkan penurunan atau penahanan pangkat, tapi malah mendapatkan mutasi promosi dengan mendapatkan jabatan Kepala Divisi Humas Mabes Polri. Hebatt..
Maret 2009
- 27 Maret 2009, Tanggul Situ Gintung jebol akibat tidak dapat menahan debit air setelah hujan turun di wilayah yang terletak 2 kilometer dari perbatasan DKI Jakarta dengan Provinsi Banten tersebut. Beberapa rumah warga di sekitarnya terbawa arus. Puluhan orang tewas. Tanggul ini sebenarnya sudah harus direnovasi atau diperkuat karena umurnya sudah sangat tua. Tapi karena penanganan yang lambat atau ketidakpedulian dari pemerintah setempat, jadinya ya beginilah.
April 2009
- 9 April 2009, pelaksanaan pemilihan umum untuk memilih anggota DPR, DPD, dan DPRD. Tetap aja masih sangat manual yang tetap akan menimbulkan kecurangan disana sini. Money politic tetap akan ada di negeri tercinta ini.
Mei 2009
- Heboh..! Tanggal 4 Mei Ketua KPK Antasari Azhar ditahan Polda Metro Jaya karena diduga terkait kasus pembunuhan Dirut PT PRB, Nasrudin Zulkarnaen. Motif pembunuhan disebutkan karena mereka berdua memperebutkan Rani, seorang mantan Caddy Golf yang sekarang adalah istri ketiga Nasrudin. Mungkinkah? Aku juga belum yakin. Masa gara-gara hal sepele, bisa sampai bunuh-bunuhan. Aku yakin masih ada hal yang lebih ekslusif dan kejahatan kelas tinggi dalam kasus Antasari ini.
- 13 Mei 2009, seorang ibu dengan 2 anak Prita Mulyasari ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Internasional Omni, Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Prita, didakwa melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang isinya, “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Sebagai blogger, aku menilai kasus ini sangat aneh dan sarat dengan uang dan kekuasaan, dimana keduanya bisa membeli segalanya termasuk hukum.
Juni 2009
- 2 Juni 2009, Kampanye Pertama Pilpres 2009, lebih cepat dibandingkan dengan jadwal sebelumnya. Kampanye yang bikin semak. Materi-materi promosi menjamur dimana-mana, merusak keindahan kota. Kampanye yang gak mendidik.
Juli 2009
- 8 Juli 2009, Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2009-2014. Untuk kedua kalinya dipilih secara langsung oleh rakyat. Melihat pantauan langsung di lapangan, aku melihat Pilpres kali ini gak banyak yang mengikuti alias golongan putih. Mungkin dari lubuk hati yang paling dalam, rakyat capek melihat janji-janji yang tak pasti, perseteruan terus dimana, hina menghina yang dilakukan oleh para pejabat atau calon pejabat dan lain sebagainya. Lebih baik diam saja di rumah, karena siapa pun yang menang, toh hasilnya tetap sama saja. Dan kemudian Pilpres dimenang kan oleh Pasangan SBY dan Boediono, mengalahkan pasangan Megawati-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.
- KPK vs Polri mulai berseteru. Di bulan Juli ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan menanggapi pernyataan pihak Polda Metro Jaya yang tengah membidik oknum di KPK. Pihak KPK mempersilakan polisi melakukan tugasnya asalkan sesuai prosedur hukum. ”Kalau di KPK, setiap tersangka, 80 persen jadi terdakwa. Mudah-mudahan mereka seperti itu, tidak perlu memperpanjang masalah. Kalau memang terbukti silahkan saja. Jadi tidak perlu ada perang urat saraf. Kita bukan malaikat,” kata Wakil Ketua KPK Bibit S Riyanto di KPK
- Ledakan kembali terjadi di Indonesia, terjadi di dua hotel di kawasan Mega Kuningan Ritz-Carlton dan JW Marriot, Jakarta Selatan, Jumat (17/07) pagi. Ledakan ini kembali membuktikan masih ada kelemahan dalam penanganan keamanan di negara ini. Setelah ledakan barulah semua pada kebakaran jenggot mencari-cari pelakunya, “membunuh” para pelaku teroris dengan gaya sok hebat dan hyper active. Ledakan ini juga menyebabkan Manchester United batal datang ke Indonesia. Begghh.. padahal niat udah mau nonton, untunglah gak jadi beli tiket..
- 22 Juli, Pasangan capres-cawapres SBY-Boediono ditetapkan KPU sebagai pemenang Pemilu Presiden 2009. Gak banyak komentar, hanya SELAMAT. Semoga 5 tahun ke depan negara ini bisa sangat lebih baik.
Agustus 2009
- 6 Agustus 2009, Penyair Favoritku WS. Rendra, si Burung Merak meninggal dunia karena penyakit jantung. Karya-karya beliau sangat menginspirasiku karena sangat kritik dan sosial.
- Noordin M Top akhirnya tewas? Ternyata salah, yang berhasil ditewaskan oleh Polri dalam operasi Densus 88 di Temanggung , Jawa Tengah tanggal 8 Agustus 2009 adalah Ibrahim alias Boim, salah satu pelaku pemboman Ritz Carlton dan JW Marriot. Melalui Proses penggerebekan yang dramatis dan full of power, hanya untuk menghabisi nyawa seorang anak buah Noordin, Ibrahim. Ntah apa lah maksud Polisi kita. Masa hanya untuk menghabisi nyawa seorang penjahat kelas teri seperti Ibrahim harus menkerahkan pasukan sedemikian banyak dan canggihnya.
September 2009
- Bulannya Gempa, karena terjadi 2 kejadian Gempa dashyat di Indonesia. Pertama tanggal 2 September, di Tasikmalaya Jawa Barat. Dan yang kedua tanggal 30 September di Pariaman Sumatera Barat, dimana aku menyaksikan langsung akibat yang ditimbulkan dari Gempa Padang. Satu catatan pasti dari setiap penanganan bencana alam di Indonesia, yaitu LAMBAT.
- 17 September 2009, tanpa banyak bicara, tanpa ada mobilisasi yang tinggi seperti operasi Densus 88 di Temanggung kemarin, Polri kembali berhasil menewaskan teroris. Tak tanggung-tanggung, kali ini adalah Dedengkotnya teroris di Indonesia, Noordin M. Top. Bukan hanya Noordin, tapi Polri berhasil juga menewaskan 3 orang kaki tangan Noordin yaitu Hadi Susilo alias Adib, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Daya alias Mistam. Selamat Polri. Tapi apa memang semuanya harus dibunuh ya..??
Oktober 2009
- 2 Oktober, akhirnya UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia. Itupun setelah sebelumnya pemerintah kebakaran jenggot melihat kebudayaan dan kesenian Indonesia semakin banyak yang diklaim oleh negara lain. Itupun juga setelah diprotes besar-besaran oleh banyak masyarakat.
- SBY kembali dilantik menjadi Presiden pada tanggal 20 Oktober 2009 untuk masa jabatan kedua periode 2009-2014 dengan wapresnya adalah Boediono. No comment lagi.
- Besoknya, SBY langsung menetapkan susunan kabinetnya, Kabinet Indonesia Bersatu II. Aku melihat banyak unsur politis pribadi atau partai dan beberapa unsur politis internasional dalam nama-nama yang terpilih menjadi Menteri. Hanya sedikit orang-orang yang profesional dan berkompeten dalam bidang menteri yang ditanganinya.
- 29 Oktober, Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah mengikuti jejak Ketuanya, resmi ditahan oleh Mabes Polri dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang. Kasus ini kemudian berkembang semenarik mungkin, karena kemudian tuduhan terhadap keduanya berubah-ubah dan kengototan Polri yang sangat ingin memenjarakan mereka berdua sangat membingungkan karena belum cukup bukti.
November 2009
- Perkembangan kasus Bibit dan Chandra menjadi sedemikian menariknya. Ujung-ujungnya adalah terjadi pergolakan dimana-mana di bulan November ini. Banyak yang mendukung Polri, tapi lebih banyak lagi yang mendukung KPK. Muncul pihak lain yang terlibat, diantaranya Anggodo, adik kandung Anggoro. Anggoro adalah seorang penyuap dan koruptor kelas kakap yang berhasil lolos dari jeratan hukum di Indonesia dan kabur ke Singapur. Sampai sekarang belum tertangkap karena diduga ada oknum aparat tingkat tinggi yang melindunginya, dan semuanya itu dibantu oleh Anggodo, yang aku yakin dia adalah seorang makelar kasus kelas kakap di Indonesia. Dalam sidang MK jelas-jelas rekaman pembicaraan dia selalu melibatkan oknum aparat tingkat tinggi dalam setiap aksinya. Kasus Bibit dan Chandra ini juga terus berkembang, dimana selanjutnya terjadi sidang dengar pendapat antara DPR dan Kapolri beserta jajarannya, DPR dan Jaksa Agung dan jajarannya, dan DPR dengan Tokoh dan Komunitas Masyarakat. Kesimpulannya adalah DPR mendukung Polri dan Jaksa Agung, dan menyelesaikan dengan segera dengar pendapat Komunitas Masyarakat tanpa ada kesimpulan. Kasian deh..
Desember 2009
- 9 Desember. Hari Anti Korupsi Sedunia. Lagi-lagi Pak Presiden ketakutan dengan adanya demo besar-besaran untuk menjatuhkan dirinya. Santai aja Pak, kan cuma demo anti korupsi. Kan bapak gak pake korupsi, jadi jangat takut dong..
- 30 Desember. Akhir tahun 2009 ditutup dengan duka. Mantan Presiden ke IV, cucu pendiri NU, ulama besar NU, dan Negarawan Besar KH. Abdurrahman Wahid a.k.a Gus Dur meninggal dunia karena komplikasi penyakit. Selamat jalan Gus… Apapun yang telah anda lakukan terhadap negara ini, sangat membuat sejarah bagi perubahan bangsa ini.
Kesimpulannya, 2009 adalah masih tetap tahun yang biasa aja. Gak banyak perubahan yang berarti yang terjadi. Semoga tahun 2010 Masehi ini ada secercah harapan.



Comments
Leave a Reply